My Big Fat Competitor
episode 1 : mata-matain produk lain yang bakal kita bikin saingannya





Hey wasap mai fren, (Hey what's up my friend, translate = hi apakabar teman temanku)
Di postingan kali ini,kita akan bertindak sebagai mata-mata atas permintaan dosen mata kuliah Marketing and Consumer Behavior.
ga gitu, sebenarnya kita cuma disuruh ngeriset soal produk snack favorit kita kok,yang nanti di episode terakhir bakal kita bikin saingannya.

Oke langsung kita mulai aja tanpa bertele-tele
Dari semua produk yang terdapat di minimarket, gua memilih ini



Happy tos.




Happy tos terdiri dari 4 varian rasa, 

Pertama,rasa original, kombinasi keripik jagung ekstra renyah dengan rasa asin ringan akan memuaskan nafsu makan Anda dan menjadikannya lebih membutuhkan kedahsyatan persegi panjang

Ada juga light cheedar, jagung berkualitas tinggi yang dipadukan dengan rasa ringan keju cheddar.



Ada nacho cheese, terbuat dari 100% jagung berkualitas tinggi dan keju pilihan, dan juga rendah lemak.



Terakhir ada Roasted corn, keripik jagung yang dibalut dengan rasa jagung bakar. Dan happy tos varian rasa ini yang merupakan salah satu produk yang jadi favorit gua, dan juga yang akan kita pilih untuk kita bahas dan kita bentuk saingan dari happy tos roasted corn.



Tortilla chips? apaan tuh?


"Di Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Serikat dan Kanada, tortilla adalah roti pipih tanpa ragi yang terbuat dari jagung giling atau gandum. Yang terbuat dari jagung giling adalah tortilla ala Amerika Utara dan banyak dianggap sebagai tortilla yang 'asli'. Faktanya memang tipe tortilla ini telah ada sebelum kedatangan bangsa Eropa di benua Amerika, dan mendapatkan nama 'tortilla' dari orang-orang Spanyol karena kemiripannya dengan kue dan telur dadar tradisional Spanyol. Berdasarkan ilmu asal kata (etimologis), kata tortilla berasal dari kata torta yang berarti sebuah kue bundar.

Tortilla yang terbuat dari gandum adalah sebuah hasil inovasi setelah terigu dibawa ke Dunia Baru dari Spanyol ketika daerah tersebut masih menjadi daerah jajahan Spanyol. Roti ini terbuat dari adonan yang berair dan tanpa ragi, yang kemudian ditipiskan dan dimasak seperti tortilla jagung. Tortilla gandum ini sangat mirip dengan roti tanpa ragi yang terkenal di Arab, negara-negara Mediterania Timur dan Asia Selatan, walaupun lebih tipis dan lebih kecil ukurannya. Di Tiongkok dikenal laobing (烙餅), kue tebal berbentuk bundar seperti pizza, sementara di India ada roti yang terbuat dari gandum. Keduanya adalah contoh kue dari negara lain yang mirip dengan tortilla."
(https://id.wikipedia.org/wiki/Tortilla)

Karena

Oke setelah itu, langsung aja kita breakdown gais

Produk ini memiliki bungkusan yang bisa dibilang standar atau sama seperti snack-snack pada umumnya,kotak atau persegi, dengan berat bersih sebesar 55 gram, berbahan dasar plastik.
Tertera didepan bungkusan produk bahwa produk ini diproduksi oleh PT. SINAR KENCANA AGUNG Malang 65118 - Indonesia.
Dan juga gua agak dibingungkan dengan nama dari produk ini, apakah nama sebenarnya adalah happy tos,atau tortilla chips.



Setelah itu dari bagian belakang produk tertera informasi nilai gizi dan juga komposisi pada bagian kiri produk


Tanggal kadaluarsa tertera pada bagian kanan tengah produk, dan ditulis secara vertikal, jadi jika mau membaca tanggal kadaluarsa dengan baik dan benar, maka produk ini harus diputar 90° ke arah kanan terlebih dahulu. Barcode tertera pada bagian kanan produk juga.


desain bungkusannya secara keseluruhan juga bukan merupakan sesuatu yang "WAH" atau eye-catching (menarik perhatian). 

Jika ingin menikmati produk ini,sangat gampang,cukup ambil saja produknya, dan buka produknya,bisa memakai tangan,gunting,gigi. Namun jika tidak mau terlihat lemah dan jorok, lebih disarankan membuka produk ini memakai tangan, kalau gua buka produk ini pakai tangan, dengan menggunakan teknik bukaan tengah (memangnya ada?), teknik yang cukup umum dan juga simple, kira-kira seperti ini cara membukanya



oke setelah itu, bungkusan telah terbuka, kira-kira ini keadaan setelah membuka produk.


tidak semulus ekspetasi yang ada,saran gua kalau mau buka ini,santai aja gausa sekuat tenaga.
Bahan Aluminium foil terdapat pada bagian dalam kemasan produk, aluminium foil bertujuan untuk menjaga agar produk tidak mudah rusak, karena aluminium foil selain kuat dan tidak mudah sobek, juga tahan terhadap proses pemanasan sterilisasi, juga tahan terhadap sinar UV dan resisten terhadap penetrasi komponen-komponen makanan ringan seperti lemak atau minyak.


Setelah itu, kita mulai mengambil salah satu isi produk

Sebelumnya telah dikutipkan, bahwa tortilla itu dikutip dari kata torta yaitu kue bundar. Loh kok ini ga bundar? Ini masih merupakan bentuk tortilla chips, karena setelah saya searching lagi di google,tortilla chips itu terbentuk dari sebuah kue yang ukurannya lumayan lebar dan dibagi menjadi beberapa bagian dalam bentuk segitiga, seperti pizza. Makanya jangan bingung setelah melihat bentuk segitiga dari produk.
Cara untuk membuat tortilla chips sangatlah sederhana, olah semua bahan yang telah ada di resep dan panaskan diatas wajan antilengket. Setelah selesai, sisa potong potong saja kue bundar tersebut menjadi beberapa bagian, untuk lebih lanjutnya lagi dapat dibaca di salah satu website tutorial pembuatan tortilla chips, contohnya ini [https://www.femina.co.id/tortilla-chips] 
Jika dilihat secara langsung, maka produk tersebut berwarna oranye dan dibalut oleh bumbu-bumbu jagung bakar. Secara rasa, snack ini memiliki rasa yang jika pertama kali masuk kedalam mulut dan menyentuh lidah,maka akan terasa asin gurih, setelah beberapa lama maka rasanya akan menuju ke manis.


Harga produk ini dibanderol dengan harga kira-kira antara Rp. 3.800,- sampai dengan Rp. 13.500,- per unit. Terbilang cukup wajar untuk produk-produk snack seperti ini.

Produk ini bisa didapatkan di minimarket terdekat, seperti Lawson, Indomaret atau Alfamart. Untuk gua sendiri,gua mendapatkan produk ini dari Lawson yang terletak di samping Kampus BINUS Syahdan dengan harga Rp. 5.500,- per unit.



Jika di lawson,produk ini terletak pada baris pertama kanan setelah pintu masuk, dan dikelilingi oleh snack-snack lainnya.
Selain di Lawson, Alfamart dan juga Indomaret, produk ini juga terdapat pada minimarket-minimarket lainnya seperti yang tertera pada bawah ini.


Ini tertera dari website asli produk tersebut, kunjungi saja http://www.happytos.com untuk informasi lebih lanjut


Jika dari promosi, happy tos melakukan promosi seperti penawaran yang ada di indomaret atau alfamart melalui social media, misalnya seperti beli 1 gratis 1, atau membeli produk dalam jumlah tertentu akan mendapatkan potongan harga. Ada juga melalui poster dalam social media. dan di website happy tos sendiri ada penawaran spesial yang diberikan oleh happytos., yaitu membeli happytos bisa mendapatkan hadiah khusus seperti action kamera atau bisa pergi berjalan-jalan ke kota lain.



Dan jika secara offline, kadang orang memakai happy tos dalam pembungkusan bingkisan untuk diberikan kepada orang. Jika dari supermarket, biasanya hypermart akan menyediakan katalog produk untuk dibawa dan dibaca-baca, agar para konsumen tertarik kepada penawaran khsus atau produk yang tertera pada katalog, happytos kadang memasukkan produk mereka kedalam katalog agar bisa menarik konsumen.Atau bisa saja pemasaran produk ini melalui mulut ke mulut. Omong-omong gua juga tau produk ini karena diberi tau sama temen gua juga.



sekian review snack dari gua
terimagaji telah menyimak.

Komentar

Postingan Populer